Trik Mengoptimalkan Kinerja Harddisk

Terkadang, anda mungkin merasa lama-kelamaan PC anda makin menurun dari segi performannya. Tidak seperti waktu pertama kali dipakai, makin hari kecepatan PC dalam mengolah data makin terasa kian menurun, ibarat kakek-kakek uzur yang takkuat lagi berlari, bahkan untuk berjalanpun sudah tertatih-tatih anda pun kemudian mulai berpikir, mungkin PC yang anda miliki mulai rewel atau bermasalah, seiring bertambahnya usia, beberapa alternatif pemecahan kemudian terlintas di benak anda.Ada beberapa langkah praktis yang sebaiknya anda lakukan secara teratur untuk mengoptimalkan kinerja harddisk untuk mengoptimalkan kinerja harddisk PC anda, selain umur harddisk akan semakin panjang, kecepatan sistem PC dalam menyimpan maupun mengeksekusi data ari dan ke harddisk akan semakin terdongkrak. Berikut ini adalah beberapa kiat yang biasa dilakuka untuk mengoptimalkan kinerja harddisk

• Membuang Program yang tidak Perlu

Jika anda memerlukan ruang lebih plus kecepatan yang lebih baik, tentunya tidak semua program anda simpan dalam drive ini, jika sudah tidak diperlukan, beberapa program bisa dibuang atau di uninstall, beberapa aplikasi program masih saja melekat pada sistem registry atau di tempat lain. Untuk menghindari hal semacam ini, anda bisa menggunakan beberapa software pembersih program yang telah di uninstall, seperti : PC Mechanics, Norton Clean Sweep, TuneUp Utility dan lain-lain.

• Membersihkan File- file sampah (temporary file)

Anda pasti tidak akan mengira jika PC anda dipenuhi file-file sampah, alias file yang sama sekali tidak terpakai lagi bahkan sebagian besar file ini tidak anda kehendaki dan tidak diketahui keberadaannya dalam sistem. File-file seperti cookies, temporary file, dan lain-lain bisa dibersihkan secara manual atau menggunakan program khusus

• Menata File-file hasil Download

Direktori penting lain yang harus di tata adalah direktori download. Dengan memasukan semua program baik shareware maupun freeware dalam folder ini, selain nantinya akan dengan mudah menemukan file yang akan dicari, kerja hardisk pun akan lebih optimal dengan penataan semacam ini, anda bisa membuat subdirektori sesuai dengan alfabet atau sesuai jenis program atau data yang di download, deperti game, program dan alain-lain

• Nonaktifkan SMART Monitoring

Pada motherboard modern, disediakan pula fitur SMART( self-monitoring, Analysys anda Reporting Technology) yang memonitor serta menganalisis keadaan atau kinerja harddisk. Agar performa harddisk tidak terganggu, sebaiknya fasilitas ini dinontaktifkan atau dimatikan fungsinya agar bagian dari sistem yang digunakan untuk menjalankan fitur ini bisa digunakan untuk keperluan aplikasi yang lain

• Lakukan Disk Defragmenter secara Teratur

Ketika semua file yang ada dalam harddisk telah terorganisir dengan rapi dan bersih, harddisk pastilah akan bekerja lebih optimal, akibat efek dari semua ini kecepatan PC dalam mengolah data dalam drive ini. Hal terakhir yang harus dilakukan agar data lebih tertata adalah melakukan defragmenter, dengan melakukan langkah ini, data secara otomatis akan disimpan dalam blok-blok yang berurutan hingga ruang pada hard disk bisa lebih dihemat, agar lebih optimalm sebaiknya sebelum , melakukan defragmenter ini, beberapa aplikasi seperti antivirus atau aplikasi lain dimatikan terlebih dahulu. Defragmenter ini bisa dilakukan secara teratur, misalnya sebulan sekali atau dua bulan sekali agar kemampuan harddisk tetap terjaga dengan baik

• Gunakan Port IDE yang berbeda dengan CD-ROM

Meski data yang ada pada harddisk sudah seluruhnya tertata baik, kabel data yang digunakan secara seri dengan drive CD ROM akan membuat kecepatan akses data dari dan ke hard disk tetap tidak meningkatkan secara signifikan, dengan kondisi ini, pasti kecepatan harddisk dalam mengola data akan terpepengaruh. Kondisi ini biasanya sering terjadi PC yang baru dibeli. Agar kecepatan akses dara harddisk tidak terganggu, pisahkan pengguna kabel data untuk hard disk dan drive CD-ROM menggunakan port IDE yang terisah

• Gunakan kabel data yang sesuai

Sekarang ini , hampir seluruh hard disk menerapkan teknologi ATA (AT Attachment) 100 yang berarti hard disk ini mampu mengirim maupun menerima data dengan kecepatan 100 MB/detik, agar kecepatan sebesar ini bisa digunakan secara maksimal, sebaiknya diperiksa apakah motherboard beserta kabel datanya sudah mendukung kecepatan transfer sebesar ini, untuk kabel data , bisa dilihat tulisan yang tertera pada kabel, apakah kabel yang digunakan memang tipe ATA 100 atau ATA di bawahanya (ATA 33) atau (ATA 66), jika harddisk yang digunakan sudah memakai ATA 100 tentu saja kinerjanya akanlebih optimal jika kabel datanya juga dari tipe yang mendukung kecepatan transfer sebesar ini.

sumber:  Syaiful Ahdan, nazarudin ramdani.2003 “Merawat Harddisk Bagi Semua Orang”

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: